Badai Matahari 2022, Berikut Faktanya

Sabtu, 16 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teleskopnews.com – Fakta mengenai Badai Matahari 2022, Solar Storm atau Badai Geomagnetik yang menghantam bumi menjadi perbincangan hangat di media.

Pusat Prediksi Cuaca Luar Angkasa(NOAA) mengatakan badai matahari menghantam Bumi sekitar pukul 12 siang pada 14 April 2022.

Badai matahari kali ini adalah salah satu yang terkuat dalam beberapa tahun dan bahkan dapat menyebabkan gangguan pada satelit.

Kemudian, akan mampu mempengaruhi komunikasi radio di daerah kutub, dan bahkan sedikit menurunkan efisiensi dari panel surya.

Menurut NOAA badai ini semakin sering terjadi dan bahkan baru terjadi dua bulan yang lalu. Berikut fakta unik mengenai badai matahari yang baru terjadi:

1. Tingkatan Bahaya Badai Matahari 2022

Menurut NOAA, secara umum, bahaya fisik rendah dan dapat di kendalikan. Bahaya biologis yang melekat pada badai matahari dan geomagnetik berasal dari paparan radiasi, dan menjadi perhatian utama para astronot.

Badai yang ringan dapat mengganggu satelit yang menangani komunikasi GPS. Tetapi badai geomagnetik yang lebih parah dapat meningkatkan tegangan di saluran transmisi yang dapat merusak jaringan transformator dan berpotensi mematikan listrik.

Pemadaman listrik besar-besaran ini pernah terjadi di provinsi Quebec pada tahun 1989.

Berita Terkait

Riau Catat 21 Hotspot, Dumai Paling Rawan
Sudah 5 Ton Garam Disemai di Langit Riau, Hujan Buatan Basahi Lahan Gambut
BPBD-PK: Rokan Hilir Wilayah Terluas Terjadi Karhutla di Riau
Padamkan Karhutla di Hutan Rapat Perbukitan, BPBD Riau Kerahkan Water Bombing
Polda Riau Tangkap Pembuka Lahan Ilegal di Hutan Konservasi di Bengkalis
Sumut dan Riau Paling Banyak: BNPB Catat 2.606 Bencana di Sepanjang 2025
Insiden PT Pertamina RU II Dumai, Apakah Bantuan Kemanusiaan Menghapus Sanksi Bagi Perusahaan?
Warga Resah, Status Tanah 100 Meter dari as Jalan Sudirman Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 17:22

Riau Catat 21 Hotspot, Dumai Paling Rawan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:10

Sudah 5 Ton Garam Disemai di Langit Riau, Hujan Buatan Basahi Lahan Gambut

Sabtu, 1 November 2025 - 10:30

BPBD-PK: Rokan Hilir Wilayah Terluas Terjadi Karhutla di Riau

Rabu, 29 Oktober 2025 - 10:35

Padamkan Karhutla di Hutan Rapat Perbukitan, BPBD Riau Kerahkan Water Bombing

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 10:02

Polda Riau Tangkap Pembuka Lahan Ilegal di Hutan Konservasi di Bengkalis

Berita Terbaru