BPBD-PK: Rokan Hilir Wilayah Terluas Terjadi Karhutla di Riau

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman serius di Provinsi Riau sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Provinsi Riau, total luas lahan terbakar dari Januari hingga akhir Oktober mencapai 1.947,18 hektar.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD dan Pemadam Kebakaran Provinsi Riau, Jim Gafur, menyebutkan karhutla terjadi di seluruh kabupaten dan kota di Riau.

“Total ada 499 titik api yang terpantau sepanjang 2025. Seluruhnya tersebar di 12 kabupaten dan kota,” ujarnya, Jumat (31/10).

Dari catatan BPBD, Rokan Hilir menjadi daerah dengan kebakaran terluas, yakni 437,75 hektar, disusul Kampar seluas 319,90 hektar, dan Rokan Hulu sebesar 235,3 hektar. Sementara itu, Kuantan Singingi mencatat luas kebakaran paling kecil, yakni 16,95 hektar.

Tim gabungan BPBD masih terus melakukan pemadaman dan pendinginan di beberapa lokasi dengan total area aktif sekitar 9,57 hektar.

“Medan yang sulit dijangkau menjadi kendala utama, sehingga helikopter water bombing dikerahkan di sejumlah titik prioritas,” jelas Jim.

Ia menegaskan, upaya pencegahan terus digencarkan agar tidak ada perluasan kebakaran.

“Kami berupaya menekan munculnya titik api baru, dan masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun,” tambahnya.

BPBD Riau juga mengingatkan bahwa kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan angka karhutla.

“Sekali api menyala, dampaknya sangat luas, bukan hanya terhadap lingkungan, tapi juga terhadap kesehatan dan ekonomi warga,” tutup Jim.(*)

Berita Terkait

Di Malaysia, Kapolda Riau Bicara soal Karhutla dan Penanganan Gotong Royong
112 Tersangka Karhutla Ditangkap, Sebagian Besar di Riau dan Sumsel
Karhutla Riau 2026 Capai 18.582 Hektare, Bengkalis Jadi Wilayah Terparah 
Polda Riau Telusuri Jaringan Penyelewengan BBM Bersubsidi di Rokan Hilir
Sebagian Warga Bagan Jawa Khawatir Dinamika Lama Terulang dalam Pilpeng 2026
Dibalik Kisruhnya Keberadaan Klaim HKM KTH dan Kelompok Tani Sawah Cetak, Akas Virmandi Turun Gunung Soroti Akar Permasalahan
Diduga Terjadi Pengisian BioSolar Bersubsidi Sekitar 103 Liter di SPBU Bangko, Pihak SPBU Belum Berikan Klarifikasi
Kabid Tangkap Dinas Perikanan Rohil Kualahan Saat Publik Mempertanyakan Terkait Dugaan Praktek Pungli yang Beroperasi Secara Brutal.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:52

Di Malaysia, Kapolda Riau Bicara soal Karhutla dan Penanganan Gotong Royong

Jumat, 4 September 2026 - 23:58

112 Tersangka Karhutla Ditangkap, Sebagian Besar di Riau dan Sumsel

Jumat, 4 September 2026 - 12:58

Karhutla Riau 2026 Capai 18.582 Hektare, Bengkalis Jadi Wilayah Terparah 

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:13

Polda Riau Telusuri Jaringan Penyelewengan BBM Bersubsidi di Rokan Hilir

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:32

Sebagian Warga Bagan Jawa Khawatir Dinamika Lama Terulang dalam Pilpeng 2026

Berita Terbaru