Dalam Dua Hari, Rika Parlina Berhasil Jebak Diduga Pelaku Penjualan Anak

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rika Parlina, SH, wakil ketua umum Gerakan Masyarakat Peduli Perempuan dan Anak (GERMAS PPA) menginterogasi diduga pelaku penjualan anak

Rika Parlina, SH, wakil ketua umum Gerakan Masyarakat Peduli Perempuan dan Anak (GERMAS PPA) menginterogasi diduga pelaku penjualan anak

Pekanbaru – Upaya cepat dan terukur dilakukan oleh Rika Parlina, SH, Wakil Ketua Umum Gerakan Masyarakat Peduli Perempuan dan Anak (GERMAS PPA), dalam mengungkap dugaan praktik penjualan anak di Pekanbaru.

Tim bergerak cepat, hanya dalam waktu dua hari, Rika bersama tim gabungan berhasil menjebak dan meringkus seorang wanita berinisial AFY (25), yang ternyata merupakan ibu kandung korban DV berusia satu tahun empat bulan.

AFY diciduk di sebuah hotel di kawasan Pekanbaru setelah sebelumnya terjebak dalam operasi yang dilakukan secara hati-hati dan terencana.

Pelaku sempat terkejut mengetahui bahwa perempuan yang ia temui yang awalnya ia sangka calon “pelanggan” ternyata adalah Rika Parlina, yang menyamar untuk memastikan transaksi ilegal itu terbukti.

Menurut tim GERMAS PPA, operasi penjebakan ini dilakukan setelah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan praktik perdagangan anak yang melibatkan pelaku.

Melalui komunikasi intensif dan pemantauan ketat, pelaku akhirnya sepakat bertemu di lokasi yang kemudian dijadikan titik penangkapan.

“Ini bukan kasus pertama, dan kami tidak akan berhenti. Anak adalah kelompok yang harus dilindungi. Siapa pun yang mencoba memperjualbelikan mereka akan kami kejar,” ujar Rika usai penangkapan.

Ironisnya lagi, anak yang diduga akan diperjualkan juga mengalami kekerasan fisik, terlihat beberapa luka lebam dan gores dibeberapa bagian tubuh.

Beberapa bagian tubuh DV yang diduga mengalami kekerasan

Setelah diamankan, AFY langsung diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. Barang bukti berupa percakapan, rencana transaksi, serta kesepakatan pertemuan turut dilampirkan dalam laporan.

GERMAS PPA mengapresiasi dukungan masyarakat yang aktif melaporkan indikasi kekerasan atau eksploitasi terhadap anak.

Mereka kembali mengimbau agar masyarakat tidak ragu melaporkan setiap dugaan tindakan mencurigakan demi melindungi anak-anak dari bahaya perdagangan manusia.
“Ini merupakan kerja tim GERMAS PPA yang solid. Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pihak kepolisian, relawan mahasiswa, dan lainnya. Mari bersama-sama kita putuskan rantai kejahatan ini,” ucap Rika.

Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak berwajib. Dijelaskan Rika, proses penyelidikan masih berlangsung untuk membuka kemungkinan adanya jaringan lain yang terkait.

 

Penulis : Faisal Arif

Berita Terkait

11 Duta Al-Qur’an Riau Lanjutkan Perjuangan di Hari Kedua MTQN XXXI
Polres Dumai Gagalkan Peredaran 1.365 Pil Ekstasi dan 12 Cartridge
Semarak MTQ Nasional XXXI, Budaya Riau Hadir dalam Pawai Ta’aruf di Semarang
Polda Metro Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyokan Maut di Kerusuhan 27 Agustus
Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot
Udara Pekanbaru Kategori Tidak Sehat, PAUD hingga SMP Belajar Daring Dua Hari
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat, PM2,5 Tembus Ambang Batas
Aset Mangkrak Diduga Milik BNI di Pekanbaru Dikeluhkan Warga, Minta Pengamanan dan Kejelasan Status

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:13

11 Duta Al-Qur’an Riau Lanjutkan Perjuangan di Hari Kedua MTQN XXXI

Senin, 14 September 2026 - 17:12

Polres Dumai Gagalkan Peredaran 1.365 Pil Ekstasi dan 12 Cartridge

Sabtu, 12 September 2026 - 16:05

Semarak MTQ Nasional XXXI, Budaya Riau Hadir dalam Pawai Ta’aruf di Semarang

Sabtu, 12 September 2026 - 13:17

Polda Metro Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyokan Maut di Kerusuhan 27 Agustus

Kamis, 10 September 2026 - 09:15

Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot

Berita Terbaru