Media Asing Soroti OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer mendapatkan sorotan sejumlah media asing. Salah satunya adalah media yang berpusat di London, Reuters, dan kantor berita Malaysia, Malaymail.

Dalam pemberitaan Reuters berjudul ‘Indonesia Deputy Minister Arrested as Part of Anti-graft Probe, Agency Says’ yang terbit Kamis (21/8/2025), media itu menyoroti bagaimana Immanuel ditangkap bersama 13 orang. Mereka ditangkap akibat dugaan pemerasan.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis bahwa Immanuel menandatangani dokumen yang menyatakan kesediaannya untuk mengundurkan diri jika terbukti bersalah, berjanji akan melakukan perbaikan dalam penerbitan izin keselamatan.

“Kasus ini merupakan pukulan telak bagi kementerian,” tuturnya.

Sementara itu, Malaymail dalam laporan berjudul ‘Indonesia Deputy Minister Held in Anti-graft Probe, First Arrest Under Prabowo’s Cabinet’, menyoroti bagaimana kasus ini menjadi pertama kalinya anggota kabinet ditangkap dalam kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Bila terbukti bersalah, Immanuel akan segera diganti oleh orang lain.

“Immanuel akan segera diganti jika terbukti bersalah,” timpal Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam artikel tersebut.

Sebelumnya, KPK masih memeriksa secara intensif Immanuel Ebenezer Gerungan usai dilakukan OTT. KPK juga sudah menunjukan beberapa barang bukti seperti beberapa unit motor dan mobil.

Immanuel Ebenezer Gerungan atau akrab disapa Noel disebut tersandung kasus pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Sumber: CNBC Indonesia

Berita Terkait

Bea Cukai dan BNNK Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia
Kabur ke Riau, DPO Kasus Penganiayaan Maut Ditangkap di Kapal Trawl
Polda Riau Gerebek Gudang Diduga Penampungan Solar Ilegal di Kampar, Sempat Dihalangi Warga
Eks Dirut PT SPRH Jadi Tersangka Korupsi Dana CSR Rp19,57 Miliar, Kerugian Negara Tembus Rp13 Miliar
Polsek Dumai Barat Ungkap Dugaan Penggelapan 8,48 Ton Inti Sawit, Kerugian Capai Rp108,9 Juta
Kembangkan Kasus Peredaran Sabu, Satresnarkoba Polres Dumai Amankan AR dengan 16 Paket Barang Bukti
Remaja di Dumai Ditangkap, Diduga Setubuhi Pelajar SMP yang Masih Berusia 14 Tahun
Pelaku Pembunuhan Sampurna Pohan di Rohil Ditangkap Polisi, Sembunyi di Kebun Sawit

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:39

Bea Cukai dan BNNK Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:36

Kabur ke Riau, DPO Kasus Penganiayaan Maut Ditangkap di Kapal Trawl

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:55

Polda Riau Gerebek Gudang Diduga Penampungan Solar Ilegal di Kampar, Sempat Dihalangi Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:53

Eks Dirut PT SPRH Jadi Tersangka Korupsi Dana CSR Rp19,57 Miliar, Kerugian Negara Tembus Rp13 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:45

Polsek Dumai Barat Ungkap Dugaan Penggelapan 8,48 Ton Inti Sawit, Kerugian Capai Rp108,9 Juta

Berita Terbaru