Meriahkan HUT RI 73, Tim Waria Ikut Berlaga di Turnamen Voli

Rabu, 15 Agustus 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua RT 09 Kelurahan STDI, Kecamatan Dumai Barat selaku penggagas turnamen voli, Benny Akbar memberikan pengarahan kepada pemain yang diikuti delapan tim putra putri serta satu tim waria.



SOROTLENSA, DUMAI – Berbagai cara dilakukan orang untuk memeriahkan HUT RI ke 73.

Nah.. salah satunya yang dilakukan RT 09 di Kelurahan Simpang Tetap Dahrul Ikhsan (STDI) Kecamatan Dumai Barat. RT yang digawangi seorang Benny Akbar tersebut menggelar turnamen voli antar klub.

Turnamen yang digelar sejak tanggal 10 Agustus 2018 lalu di lapangan voli komplek perumahan BTN Asri Jalan Kelakap Tujuh menyisakan sedikit cerita lucu pada turnamen yang digelarnya.

Mengapa tidak, dari ke sembilan tim putra-putri, salah satu timnya diikuti oleh waria yang tergabung di Kota Dumai.

Benny beralasan hal ini dalam rangka meningkatkan rasa solidaritas antar sesama klub di Kota Dumai sehingga tim waria pun diikutsertakan pada turnamen ini.

“Karena mereka juga mempunyai klub, makanya kita undang mereka, kebetulan mereka mau,”ungkap Benny kepada Sorotlensa.com di sela-sela pertandingan tim waria yang menamai klub mereka dengan Cinta Damai melawan tim wanita Ivorte, Selasa (14/8/18) sore lalu.

Menurut Beben, sapaan akrab pria muda yang juga berprofesi sebagai pengacara ini mengatakan kalau tim waria ini kali kedua mereka tampil setelah pertama mengalahkan tim putri dari Dinas Perhubungan Kota Dumai di hari pertama pertandingan digelar.

“Kita kan sistem gugur, jadi kalau kalah sudah tidak bisa bertanding lagi,”ulasnya.

Gaya smash yang dilakukan salah seorang tim waria Cinta Damai, Ima kepada tim lawan Ivorte

Kemenangan Kedua, Tim Waria Unggul dari Ivorte

Sebelum dimulainya pertandingan, berdasarkan pantauan media ini, tampak para waria yang berjumlah kurang lebih delapan orang itu bersolek terlebih dahulu serta berlatih sebagai pemanasan.

Mereka pun berpakaian layaknya seorang tim voli luar profesional, berpakaian celana ketat pendek, rambut panjang dan dikuncir tinggi untuk menambah daya tarik bagi mereka tersendiri.

Turnamen yang diikuti sebagian besar pemuda dan pemudi ini tentu saja menjadi tontonan menarik bagi warga sekitar, karena ini kali pertama tim waria ikut berlaga di daerah itu.

Sorak sorai penonton pun terdengar ketika pertandingan berlangsung, terlebih sejumlah waria pun ikut berbaur dengan warga tanda mendukung tim dan temannya.

Di awal pertandingan, kedua tim tampak bersemangat, saking bersemangatnya, para tim wanita pun sedikit terlihat takut ketika melihat smash yang dilakukan oleh tim waria.

Memang diakui, lemah gemulai para waria melebihi seorang wanita, namun pukulan keras mereka sempat membuat tim lawan kewalahan.

Ivorte pun terus-menerus membalas permainan waria, tetap saja tim Cinta Damai (waria) bisa membendungnya.

Sehingga tim wanita meminta kepada wasit agar permainan lain, tenaganya lebih sedikit dikurangkan.

Pertandingan cukup seru dan menegangkan, teriakan histeris penonton ternyata sempat mencuri poin tim wanita atas waria sehingga permainan yang dikira dua set menjadi tiga set yakni 2-1.

Usai turnamen, Susan sempat bercerita ke media ini, salah satu anggota tim voli waria, mengaku senang mengikuti turnamen ini.

“Ternyata kami bisa juga berpartisipasi di kegiatan ini, alhamdulillah.. kami cukup disambut baik juga oleh warga sini,”sebutnya yang diamini Kiki, Wiwik dan Ima.

Senada yang dipaparkan Kiki, anggota tim waria lainnya, jika kegiatan ini menjadi nilai positif bagi komunitasnya, karena waria dianggap sebelah mata oleh masyarakat, seperti pengguna narkoba, prostitusi yang mangkal di daerah tertentu pada malam hari dan lain sebagainya.

“Sementara kami anti melakukan hal itu, lebih bagus kami menyanyi di undangan pernikahan, merias pengantin, karena kami buka salon, serta berolahraga salah satunya dengan membentuk tim voli ini,”terang Kiki yang diamini Wiwik.

Wiwik pun menambahkan total keseluruhan tim jumlah 18 orang, dan dibagi menjadi dua tim.

”Dulu sempat pecah karena kami semuanya pendatang, namun karena kami itu seperti saudara dan sudah menyatu makanya terbentuk lagi timnya,”kata dia.

“Dan ini bukan kali pertama kami berlaga, karena sebelumnya kami sudah sering juga ikut bertanding di luar kota karena undangan, bahkan pernah sampai ke Jakarta, jadi ini sama saja dengan pertandingan persahabatan dan cinta damai sesuai dengan nama tim mereka,”kata dia.

Termasuk Ima, ia menuturkan, dengan kemenangan ini, mereka pun akan mengikuti pertandingan lanjutan pada tanggal 16 Agustus nanti.

”Untuk mencari juara I dan II. Ya semoga saja Allah memberikan kami kemenangan,”tukasnya.(red)

Berita Terkait

Atlet Riau Tagih Janji Pemprov, Bonus PON 2024 Tak Kunjung Lunas
Tim Putri Bambu Kuning Sabet Juara Turnamen Olahraga Tenayan Raya Pekanbaru
Hasil Kejurprov Catur Riau Ke-37, Dumai Juara Umum
Puja Lestari dan Nur Hidayah Asal Riau Raih Medali Emas di SEA Games 2025
Atlet Senam Riau Persembahkan Emas untuk Indonesia di SEA Games 2025
Krisdayanti Siap Tampil Wakili Indonesia di Kejuaraan Wushu China
Hamsah S.Ag Resmi Dilantik sebagai Ketua Umum INKAI Kota Dumai Periode 2025–2028
Piala Soeratin U-13: Tim Dumai Satu Grup dengan Tuan Rumah, Manajer Persemai Optimistis

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:01

Atlet Riau Tagih Janji Pemprov, Bonus PON 2024 Tak Kunjung Lunas

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:43

Tim Putri Bambu Kuning Sabet Juara Turnamen Olahraga Tenayan Raya Pekanbaru

Senin, 22 Juni 2026 - 22:07

Hasil Kejurprov Catur Riau Ke-37, Dumai Juara Umum

Senin, 15 Desember 2025 - 11:09

Puja Lestari dan Nur Hidayah Asal Riau Raih Medali Emas di SEA Games 2025

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:25

Atlet Senam Riau Persembahkan Emas untuk Indonesia di SEA Games 2025

Berita Terbaru