Penemuan Jasad Korban
Jenazah sendiri ditemukan pada Minggu, 9 Januari 2022 lalu sekiranya pukul 10.30 WIB.
Penemuan tersebut berdasarkan laporan dari Ketua RT setempat yakni Misgianto.
Misgianto lalu melaporkan kepada pihak Polsek Dumai Barat setelah di temui tanda-tanda kejanggalan dari rumah korban.
Mulai dari kondisi pagar sedikit terbuka dengan rantai dan gembok terlepas.
Lampu teras serta lampu bagian kamar korban yang masih menyala termasuk penyejuk udara (AC) juga masih dalam keadaan hidup.
Pelapor saat itu sempat memeriksa di sekitar rumah korban bersama beberapa warga, di dapati pintu belakang yang terbuat dari besi rumah terbuka.
Kemudian pelapor berjalan ke arah samping teras yang bersebelahan dengan kamar korban, pelapor melihat saluran pembuangan dari kamar korban berwarna merah seperti darah manusia.
Melihat hal tersebut, pelapor dan warga mencoba mengintip dari sela-sela jendela kamar korban, pada saat itu pelapor mendapati korban terlungkup di tutup menggunakan kain selimut berwarna oranye.
Termasuk tembok kamar mandi didapati bercak darah berserakan.
Selanjutnya pelapor menghubungi Bhabinkamtibmas Ratu Sima, Bripka Daud Pangaribuan selanjutnya Tim Opsnal Polsek Dumai Barat turun mengidentifikasi.
“Pihak Polsek Dumai Barat juga melaporkan hal serupa ke Polres Dumai untuk identifikasi jasad korban,”kata AKP Aris.
Di sambung dia, saat di identifikasi bagian Inafis dari Satreskrim Polres Dumai, terdapat 12 luka tusukan, di antaranya satu bagian leher depan, satu bagian leher belakang, kemudian empat tusukan kecil di bagian bahu sebelah kiri korban.
Selain itu, terdapat juga lima tusukan kecil di bagian bahu sebelah kanan, satu luka tusukan di bagian dada sebelah kanan yang juga menuju ke perut.
“Dua luka robek di telinga kiri korban. Jadi total keseluruhan ada 14 luka-luka di tubuh korban,”ungkapnya merincikan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








