Riau Rhythm dan Misinya Perkenalkan Musik Melayu ke Generasi Muda

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Di tengah era modern, musik tradisi sering tersisih oleh arus pop dan elektronik. Di Riau sendiri, anak-anak muda banyak yang jauh dari budaya mereka sendiri. Namun, Rino Dezapaty melihat peluang untuk mengubah situasi tersebut melalui musik Melayu.

Rino, anggota Riau Rhythm sekaligus Leader Subsektor Musik Riau Creative Hub (RCH) saat ini menceritakan, pada awal 2000-an, Riau lebih dikenal karena kekayaan alamnya. Dirinya yang menekuni dunia seni ingin kebudayaan juga seni sebagai sesuatu yang bisa dikenal dari tanah kelahirannya.

“Pada tahun 2000-an awal, di Indonesia itu Riau tidak dikenal dengan kebudayaannya ya, lebih ke hasil buminya. Institut kesenian di daerah pun masih minim,” ujarnya di Pekanbaru, Senin (15/12).

Melihat kondisi tersebut, Rino memutuskan untuk membentuk kelompok musik bernama Riau Rhythm dengan tujuan sederhana tapi ambisius. Tujuan itu adalah membawa anak muda tahu dan dekat kembali dengan musik tradisi Melayu.

Salah satu momen penting terjadi ketika Riau Rhythm membuat versi “Satellite of Zapin”. Dengan sentuhan modern, lagu itu mampu menarik perhatian generasi muda yang sebelumnya jarang tahu akan musik tradisional.

Keberhasilan lagu ini ia ceritakan sangat terasa ketika lagu tersebut dijadikan theme song untuk sebuah showroom mobil. Momen ini membuka mata banyak anak muda bahwa musik Melayu bisa menarik dan tidak ketinggalan zaman.

“Lewat lagu yang diputar di situ, anak muda yang mendengarkan jadi merasa dengan dengan musik Melayu,” ungkapnya bangga.

Kini, Rino melihat perubahan perlahan terjadi, tidak hanya musik biasa, namun genre berbeda seperti elektrik-pop sudah banyak terdengar. Hal ini membuatnya optimistis bahwa musik Melayu akan tetap hidup, asalkan terus diperkenalkan dengan cara yang relevan bagi generasi sekarang.

Bagi Rino Dezapaty, musik Melayu lebih dari sekadar bunyi dan irama. Dengan semangatnya, Rino tidak hanya menciptakan musik, tetapi juga membangun jembatan antara tradisi dan modernitas, memastikan generasi muda tidak kehilangan akarnya.**

Berita Terkait

Polres Dumai Bongkar TPPO PMI Ilegal: 2 Pelaku Dijerat, 68 Korban Diselamatkan
2 Orang Tewas Ditempat Usai Calya Seruduk Truk di Tol Pekanbaru-Dumai
Laporan Dugaan Tipikor Pejabat Desa Tasik Serai Timur, Kejati Riau Dan Kejari Bengkalis Atensi Proses Di Ranah Inspektorat Bengkalis
Perkuat Keamanan Swakarsa, Bhabinkamtibmas Bripka Febria Yudianto Sambangi Pos Satkamling 212 Tenayan Raya
Wakil Ketua DPRD Dumai Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Muhammad Rahul Pimpin Karang Taruna Riau
Gerakan Aktivis Muda Rohil Tanggapi Postingan Amron Abrahap: Sebut Informasi yang di Unggah Medsos Tidak Sesuai Fakta
Praperadilan Notaris J di PN Dumai Disorot, Kehadiran Mahasiswa dan Saksi Ahli Curi Perhatian
Komit Perangi Narkoba, Rutan Dumai Ikrar Zero Halinar dan Perkuat Integritas Petugas

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:03

Polres Dumai Bongkar TPPO PMI Ilegal: 2 Pelaku Dijerat, 68 Korban Diselamatkan

Kamis, 23 April 2026 - 19:55

2 Orang Tewas Ditempat Usai Calya Seruduk Truk di Tol Pekanbaru-Dumai

Rabu, 22 April 2026 - 11:07

Laporan Dugaan Tipikor Pejabat Desa Tasik Serai Timur, Kejati Riau Dan Kejari Bengkalis Atensi Proses Di Ranah Inspektorat Bengkalis

Selasa, 21 April 2026 - 22:07

Perkuat Keamanan Swakarsa, Bhabinkamtibmas Bripka Febria Yudianto Sambangi Pos Satkamling 212 Tenayan Raya

Selasa, 21 April 2026 - 17:05

Gerakan Aktivis Muda Rohil Tanggapi Postingan Amron Abrahap: Sebut Informasi yang di Unggah Medsos Tidak Sesuai Fakta

Berita Terbaru