Selama Ramadhan Sudah 165 Pekerja Migran Dideportasi dari Malaysia

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Arus deportasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia terus mengalir menjelang Hari Raya Idulfitri. Sebanyak 51 pekerja tanpa dokumen resmi tiba di Pelabuhan Dumai, Riau, Sabtu (7/3/2026), menambah daftar panjang warga negara yang dipulangkan secara paksa ke tanah air.

Kedatangan puluhan pahlawan devisa ini disambut langsung oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau bersama Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Dumai. Pemulangan gelombang ini menyusul 114 pekerja migran lain yang telah lebih dulu tiba pekan sebelumnya melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru.

“Kami kembali menerima saudara-saudara kita pekerja migran Indonesia yang dideportasi dari Malaysia sebanyak 51 orang. Sebelumnya minggu lalu sebanyak 114 orang juga telah dipulangkan melalui KJRI Johor Bahru ke Pelabuhan Dumai,” ujar Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu, Minggu (8/3/2026).

Sebagian besar warga yang dideportasi berstatus sebagai pekerja migran nonprosedural. Mereka didominasi oleh warga asal Nusa Tenggara Barat, disusul pekerja dari wilayah Jawa Timur, Lampung, Aceh, dan Sumatera Utara.

“Seperti biasa, mayoritas berasal dari Nusa Tenggara Barat, kemudian disusul dari Jawa Timur, Lampung, Aceh, dan Sumatera Utara,” jelasnya.

Jika diakumulasikan, total pekerja migran yang dipulangkan melalui Pelabuhan Dumai selama bulan suci Ramadan mencapai 165 orang. Pihak BP3MI memprediksi gelombang pemulangan masih akan terus berlangsung hingga mendekati perayaan Lebaran.

“Kemungkinan masih akan ada pemulangan lagi sebelum Hari Raya Idulfitri. Biasanya menjelang Lebaran mereka dipulangkan agar bisa merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman,” tambahnya.

Secara umum, kondisi kesehatan para pekerja migran terpantau stabil meski beberapa orang sempat mengeluhkan demam ringan. Di antara rombongan tersebut, petugas juga mendapati seorang perempuan yang tengah mengandung. **

 

sumber: goriau

Berita Terkait

Perkuat Swasembada Pangan, Polsek Bangko Bersama Petani Gelar Penanaman Jagung Serentak Kuartal III di Pekaitan
SKO Riau Jadi Juara Laga Para Juara, Wakili Northern Sumatra di Grand Final ANC 2026
11 Duta Al-Qur’an Riau Lanjutkan Perjuangan di Hari Kedua MTQN XXXI
Polres Dumai Gagalkan Peredaran 1.365 Pil Ekstasi dan 12 Cartridge
Semarak MTQ Nasional XXXI, Budaya Riau Hadir dalam Pawai Ta’aruf di Semarang
Netty Mindrayani Resmi Jadi Plt Ketua JMSI Kampar Dijabat, Gantikan Adi Jondri
Komit Membangun Media Siber Profesional, DPC JMSI Kota Dumai Periode 2026–2031 Resmi Dilantik
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 22:24

Perkuat Swasembada Pangan, Polsek Bangko Bersama Petani Gelar Penanaman Jagung Serentak Kuartal III di Pekaitan

Senin, 14 September 2026 - 17:15

SKO Riau Jadi Juara Laga Para Juara, Wakili Northern Sumatra di Grand Final ANC 2026

Senin, 14 September 2026 - 17:13

11 Duta Al-Qur’an Riau Lanjutkan Perjuangan di Hari Kedua MTQN XXXI

Senin, 14 September 2026 - 17:12

Polres Dumai Gagalkan Peredaran 1.365 Pil Ekstasi dan 12 Cartridge

Sabtu, 12 September 2026 - 16:05

Semarak MTQ Nasional XXXI, Budaya Riau Hadir dalam Pawai Ta’aruf di Semarang

Berita Terbaru