Sempat Terjadi Ketegangan, Raihan Ariatama Nahkodai PB HMI

Kamis, 25 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raihan Ariatama (28) terpilih menjadi Ketua Umum PB HMI periode 2021-2023 dalam pleno pemilihan ketua umum Kongres XXXI HMI di Gedung Islamic Center Surabaya, Kamis (25/3/2021). Foto/Antara/Willy Irawan

Raihan Ariatama (28) terpilih menjadi Ketua Umum PB HMI periode 2021-2023 dalam pleno pemilihan ketua umum Kongres XXXI HMI di Gedung Islamic Center Surabaya, Kamis (25/3/2021). Foto/Antara/Willy Irawan

SURABAYA – Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) akhirnya memiliki ketua umum yang baru. Raihan Ariatama (28) terpilih menjadi Ketua Umum PB HMI periode 2021-2023 dalam pleno pemilihan ketua umum Kongres XXXI HMI di Gedung Islamic Center Surabaya, Jawa Timur, Kamis (25/3/2021).

Raihan yang diusung oleh Pengurus Cabang HMI Bulaksumur Sleman, Yogyakarta memperoleh sebanyak 82 suara. Disusul Muhammad Ichya Alimudin dari Cabang Ciputat 40 suara dan Abdul Rabbi Syahrir dari Cabang Bogor 34 suara.

Selanjutnya Muhammad Arimin dari Cabang Kutai Kertanegara 32 suara, dan Muhammad Nur Aris Shoim dari Cabang Yogyakarta memperoleh 13 suara. Sementara satu suara dinyatakan hangus.

Sempat terjadi ketegangan di antara peserta kongres begitu penghitungan suara selesai dilaksanakan, terutama di luar gedung. Shalawat pun bergema untuk mendingingkan suasana. Namun, belum diketahui secara pasti apa penyebab ketegangan.

Setelah sempat berhenti, sidang pleno dilanjutkan dengan agenda penetapan Raihan Ariyatama sebagai Ketum PB HMI periode 2021-2023.

Dilansir Sindonews.com, Kongres XXXI HMI dibuka pada 17 Maret 2021 lalu. Kongres dijadwalkan berakhir pada Senin 22 Maret 2021. Namun, kongres berlangsung molor karena perselisihan pandangan dan alotnya pembahasan. Bahkan, kericuhan sempat terjadi di arena kongres pada Selasa 23 Maret 2021 malam.

Diketahui, Raihan merupakan alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Beberapa hari lalu kepada wartawan Raihan mengatakan bahwa akan membawa HMI sebagai organisasi pengaderan sekaligus penyambung kepentingan rakyat.

Menurut dia, HMI bisa menjadi mitra pemerintah tapi juga bisa menjadi oposisi. Tergantung pada sejauh mana keberpihakan pemerintah kepada rakyat.

“Bagi saya HMI harus jadi mitra strategis pemerintah. Pada program pemerintah yang baik HMI harus terlibat. Kalau ada yang bertentangan HMI bisa menjadi oposisi,” kata Raihan di Surabaya, Jumat (19/3).

“HMI bukan kelompok penekan atau kepentingan. Jadi di tengah. HMI bisa jembatani masyarakat dan pemerintah,” tegasnya.

Berita Terkait

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia
11 Duta Al-Qur’an Riau Lanjutkan Perjuangan di Hari Kedua MTQN XXXI
Semarak MTQ Nasional XXXI, Budaya Riau Hadir dalam Pawai Ta’aruf di Semarang
Polda Metro Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyokan Maut di Kerusuhan 27 Agustus
Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot
112 Tersangka Karhutla Ditangkap, Sebagian Besar di Riau dan Sumsel
Dapat Selamat Dari Gubernur Lemhanas RI, dr. Hj. Nadya Isra Miranti, M.K.M Sukses Menjalani PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI
Lagi, AMP2K Gelar Demo Jilid III di Mabes Polri, Desak Kapolri Copot Kapolres Madina
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 10:19

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Senin, 14 September 2026 - 17:13

11 Duta Al-Qur’an Riau Lanjutkan Perjuangan di Hari Kedua MTQN XXXI

Sabtu, 12 September 2026 - 16:05

Semarak MTQ Nasional XXXI, Budaya Riau Hadir dalam Pawai Ta’aruf di Semarang

Sabtu, 12 September 2026 - 13:17

Polda Metro Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyokan Maut di Kerusuhan 27 Agustus

Kamis, 10 September 2026 - 09:15

Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot

Berita Terbaru