Staf Bawaslu di OKU Asal Rokan Hilir Tewas Dibunuh Pacar, Pelaku Ngaku Sakit Hati

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMATRA SELATAN — Nasib tragis dialami Maria Simaremare (38), staf Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan. Perempuan asal Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau itu tewas mengenaskan diduga dibunuh oleh kekasihnya sendiri berinisial SHLN pada Rabu (25/3/2026).

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di kediaman korban di Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan Muaradua. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka gorok di bagian leher.

Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartana, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, korban dan pelaku sempat terlibat cekcok. Pelaku diduga tersinggung atas ucapan korban yang dianggap meremehkan dan mencaci, sehingga nekat menghabisi nyawa korban.

”Motif pembunuhan ini diawali dari ucapan korban yang menyinggung perasaan pelaku. Karena tersinggung, pelaku kemudian melakukan tindak pidana pembunuhan,” ujarnya dilansir dari posmetromedan.

Setelah memastikan korban meninggal dunia, pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan membersihkan darah di tubuhnya.

Aksi pelaku sempat dilihat oleh seorang saksi yang melihatnya mengunci rumah korban sebelum meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor tersebut.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas dan tidak merespons saat dipanggil. Penemuan itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres OKU Selatan, AKP Aston L. Sinaga, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan.

“Korban pertama kali diketahui oleh tetangganya sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah mendapat laporan, kami langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP,” jelasnya.

Polisi bergerak cepat mengusut kasus tersebut. Tiga hari setelah kejadian, tepatnya Sabtu (28/3/2026), pelaku berhasil ditangkap di Kota Palembang. Diketahui, pelaku bernama Suharlan (34), warga Baturaja Timur, berprofesi sebagai buruh.

Ia dan korban telah menjalin hubungan asmara selama kurang lebih dua tahun.Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.***

 

sumber: POTRETNEWS.com

Berita Terkait

Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
KPAI Kecam Keras: Desak 27 Pelaku Perkosa Remaja Segera Ditangkap
Oknum Pengurus Ponpes Sidoarjo Ternyata 7 Kali Perkosa Santriwati
Kejari Rohil Tahan 2 Orang Tersangka Dugaan Korupsi TPP PPPK 
Cekcok Saat Minum Tuak, Pria di Dumai Tikam Temannya hingga Tewas
Polres Dumai Ringkus Pelaku Pencabulan 7 Anak di Bawah Umur 
Buron Kasus Sabu 11 Kg Ditangkap: Bekerja untuk Napi di Rutan Dumai
Diduga Perkosa Karyawati di Toko, Pria Di Mandau Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:28

Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:03

KPAI Kecam Keras: Desak 27 Pelaku Perkosa Remaja Segera Ditangkap

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:33

Oknum Pengurus Ponpes Sidoarjo Ternyata 7 Kali Perkosa Santriwati

Senin, 22 Juni 2026 - 21:57

Kejari Rohil Tahan 2 Orang Tersangka Dugaan Korupsi TPP PPPK 

Senin, 22 Juni 2026 - 14:44

Cekcok Saat Minum Tuak, Pria di Dumai Tikam Temannya hingga Tewas

Berita Terbaru

Bengkalis

Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:28

Kuansing

Polda Riau Menindak PETI, Sempat Diadang Warga Kuansing

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:27