Harga Kripto Hari ini Melemah

Sabtu, 12 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korea Selatan Alami Kenaikan Keluhan Terkait Bursa Kripto

Sebelumnya, adopsi kripto saat ini meningkat lebih tinggi karena kapitalisasi pasar kripto secara global naik hingga USD 3 triliun atau sekitar Rp 43 kuadriliun pada November 2021.

Namun, dengan peningkatan adopsi cryptocurrency, sejalan dengan peningkatan keluhan tentang pertukaran kripto yang mulai terlihat di berbagai negara, salah satunya Korea Selatan.

Di lansir dari Yahoo Finance, Jumat, 11 Februari 2022, laporan dari agensi lokal terbaru menunjukkan ada lonjakan 7,7 kali dalam jumlah keluhan pelanggan yang di ajukan terhadap empat bursa kripto terbesar Korea Selatan pada 2021.

Hal tersebut sejalan dengan tren warga negara tersebut dalam mengikuti kegilaan kripto global. Selanjutnya, penambangan kripto juga mengalami peningkatan yang cukup besar.

Data pengaduan diajukan oleh Badan Konsumen Korea ke kantor MP Lee Joo-hwan dari Partai Kekuatan Rakyat oposisi. Data yang tercatat menunjukkan total terdapat 232 keluhan konsumen formal yang diajukan ke agensi tahun lalu dari pelanggan dari empat bursa yaitu Upbit, Coinone, Korbit, dan Bithumb.

Jumlah tersebut meningkat tajam dari hanya 24 kasus pada 2019 dan 30 kasus pada 2020. Khususnya, sebagian besar pengaduan di ajukan terhadap Coinone sebesar 130 kasus, di ikuti oleh Upbit dengan 74 kasus, Bithumb dengan 17 kasus, dan Korbit dengan 11 kasus.

Menariknya, meskipun alami peningkatan keluhan. Selama setahun terakhir justru terjadi peningkatan tajam dalam jumlah pengguna bursa yang di sebutkan di atas.

Meningkatnya keluhan di kuatkan dengan peningkatan volume perdagangan dan pengguna di bursa. Pada akhir 2021, gabungan 12,02 juta pelanggan yang menghasilkan lebih dari 23 persen populasi negara membuat dompet digital di empat platform perdagangan.

Selain peningkatan keluhan, terlihat juga peningkatan jumlah orang yang sekarang menambang kripto di negara tersebut. Ini terjadi meskipun perusahaan energi nasional tahun lalu menaikkan harga listrik untuk pertama kalinya dalam delapan tahun.

Data menunjukkan sementara hanya 28 pengiriman rig penambangan dilaporkan pada 2020, jumlah ini naik menjadi 453 pengiriman pada 2021. Peningkatan penambangan rumah telah terjadi meskipun sumber daya energi konvensional hampir tidak ada di negara ini.

Khususnya, sejak 2017 penambang rumah telah menghabiskan lebih dari USD 50,2 juta untuk impor rig di Korea Selatan. Namun, penambang bisa menghadapi tarif listrik yang lebih tinggi dalam waktu dekat.

 

Sumber: Liputan6

Berita Terkait

Investasi Triwulan III 2026 Tembus Rp14,83 Triliun, Dumai Geser Pekanbaru
Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Dumai Kota Kelola Lahan Tanam Cabai
Inovasi Digital dan Penguatan UMKM Dongkrak Kinerja Jamkrida Riau
Riau Jalin Kerjasama dengan Singapura: Jajaki Investasi Industri 
Perkuat Bank Daerah, Plt Gubri Wajibkan Investor Simpan Dana di BRK Syariah
Pemerintah Riau dan Konjen Jepang Perkuat Kerja Sama Infrastruktur dan Pendidikan
PT Pembangunan Dumai Bentuk Core Bisnis Ekspor Impor, Perkuat Peran BUMD Dorong Ekonomi Daerah
Kebocoran Pipa Gas TGI Riau Ganggu Produksi Migas Nasional

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:44

Investasi Triwulan III 2026 Tembus Rp14,83 Triliun, Dumai Geser Pekanbaru

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:19

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Dumai Kota Kelola Lahan Tanam Cabai

Kamis, 19 Februari 2026 - 12:44

Inovasi Digital dan Penguatan UMKM Dongkrak Kinerja Jamkrida Riau

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:10

Riau Jalin Kerjasama dengan Singapura: Jajaki Investasi Industri 

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:42

Perkuat Bank Daerah, Plt Gubri Wajibkan Investor Simpan Dana di BRK Syariah

Berita Terbaru