Usai Rumdis Bupati Bengkalis Amril Mukminin, kini KPK Kembali Periksa Rumah Salah Satu Kontraktor

Kamis, 16 Mei 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rumah Along Dijaga Personil Kepolisian Ketika KPK Tiba dilokasi

BENGKALIS DURI – Setelah pengledahan di tiga titik di kota bengkalis tim Komisi pemberantas korupsi (KPK) melakukan pengeladahan ke rumah kontraktor, AL alias Along di Jalan Siak Simpang Sebanga, Kecamatan Bathin Solapan, Duri. Setelah sebelumnya KPK ke Bengkalis, Riau, melakukan pengeledahan dan dilanjutkan ke kantor PUPR Kabupaten Bengkalis.

Kedatangan tim KPK kerumah Along ini cukup mengagetkan warga KPK melakukan penggeledahan sekira jam 9.00 Wib, Kamis (16/5/19) terkait kasus dugaan korupsi proyek jalan di Bengkalis.
Pantauan media dilokasi itu terlihat tim KPK memasuki beberapa ruang di kantor Along luar kantor yang mirip Ruko itu di jaga ketat oleh pihak kepolisian, tak ayal pengeledahan ini menjadi tontonan warga sekitar.
Sampai saat belum ada keterangan resmi dari tim KPK yang datang ke Negeri Junjungan ini, sementara awak media masih menunggu diluar gedung menanti informasi selanjutnya.
Sebelumnya, setelah selesai mengeledah Kantor Bupati, Tim terlihat menuju kantor PUPR Bengkalis dugaan sementara ada beberapa bukti tersimpan di kantor tersebut.
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dikonfirmasi mebenarkan penggeledagan itu, “Ya, hari ini terkahir penggeledahan dirumah kontraktor setelah sebelumnya dua lokasi penggeledahan oleh tim KPK yang ditugaskan di Bengkalis,” katanya, Kamis (16/5/19).
Ketiga lokasi yang digeledah KPK yakni Kantor Bupati Bengkalis, Pendopo Bupati Bengkalis, serta Kantor Dinas PUPR Bengkalis dan rumah Kontrator.
Hasil penggeledahan, KPK mengamankan sejumlah dokumen berkaitan dengan anggaran proyek jalan di Bengkalis.
Untuk diketahui, Bupati Bengkalis, Amril juga pernah diperiksa KPK di Mako Brimob Pekanbaru, Riau, pada 7 Juni 2018.(AL)

Berita Terkait

Kuasa Hukum Novi Persoalkan Konstatering, Minta Polda Riau Beri Kepastian Hukum
Polda Riau Gerebek Gudang Diduga Penampungan Solar Ilegal di Kampar, Sempat Dihalangi Warga
Eks Dirut PT SPRH Jadi Tersangka Korupsi Dana CSR Rp19,57 Miliar, Kerugian Negara Tembus Rp13 Miliar
Polsek Dumai Barat Ungkap Dugaan Penggelapan 8,48 Ton Inti Sawit, Kerugian Capai Rp108,9 Juta
Kembangkan Kasus Peredaran Sabu, Satresnarkoba Polres Dumai Amankan AR dengan 16 Paket Barang Bukti
Remaja di Dumai Ditangkap, Diduga Setubuhi Pelajar SMP yang Masih Berusia 14 Tahun
Pelaku Pembunuhan Sampurna Pohan di Rohil Ditangkap Polisi, Sembunyi di Kebun Sawit
Polres Dumai Gagalkan Peredaran 1.365 Pil Ekstasi dan 12 Cartridge

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:41

Kuasa Hukum Novi Persoalkan Konstatering, Minta Polda Riau Beri Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:55

Polda Riau Gerebek Gudang Diduga Penampungan Solar Ilegal di Kampar, Sempat Dihalangi Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:53

Eks Dirut PT SPRH Jadi Tersangka Korupsi Dana CSR Rp19,57 Miliar, Kerugian Negara Tembus Rp13 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:45

Polsek Dumai Barat Ungkap Dugaan Penggelapan 8,48 Ton Inti Sawit, Kerugian Capai Rp108,9 Juta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:11

Kembangkan Kasus Peredaran Sabu, Satresnarkoba Polres Dumai Amankan AR dengan 16 Paket Barang Bukti

Berita Terbaru

Bengkalis

PT MMJ di Ujung Sorotan, Masyarakat Menanti Kepastian

Sabtu, 24 Okt 2026 - 16:15