Baru Pulang dari Jambi, Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal Saat Memancing di Bengkalis

Senin, 2 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKALIS – Seorang pria berinisial HA (58) ditemukan meninggal dunia di tepi parit kawasan perkebunan kelapa sawit di Jembatan 1, Jalan Jurong, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Minggu (1/11/2026) siang.

Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri sekitar pukul 13.50 WIB saat sedang memancing. Dugaan sementara, korban mengalami kelelahan setelah beberapa hari sebelumnya menempuh perjalanan jauh dari Jambi.

Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Saradahtam Bandesa menjelaskan, HA merupakan warga Desa Tambusai Batang Dui. Pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00 WIB, korban berangkat memancing bersama dua rekannya, RO dan SA.

“Setibanya di lokasi, mereka berpencar mencari spot pemancingan masing-masing,” kata I Made, Senin (2/11/2026).

Menurutnya, sekitar pukul 10.00 WIB, korban masih terlihat dalam kondisi normal. Namun, sekitar pukul 13.00 WIB, kedua rekannya memutuskan pulang lebih dahulu setelah sebelumnya mengirimkan pesan suara kepada korban.

Tak lama kemudian, kabar mengejutkan datang. Sekitar pukul 13.50 WIB, korban ditemukan tergeletak di tepi parit dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Informasi penemuan tersebut awalnya diterima saksi berinisial DA dari seorang pemancing lain yang meminta pertolongan. DA kemudian menghubungi RO untuk menyampaikan kejadian tersebut.

Keluarga korban yang mendapat kabar itu langsung menuju lokasi. Istri korban berinisial EN, yang diketahui bekerja sebagai tenaga kesehatan di puskesmas, sempat memberikan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (CPR).

Namun, upaya pertolongan tersebut tidak berhasil menyelamatkan korban. HA akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

I Made mengungkapkan, berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga mengalami kelelahan. Anak korban berinisial AA menyebut ayahnya baru saja menempuh perjalanan jauh dari Jambi beberapa hari sebelum kejadian.

Meski demikian, korban tetap berangkat memancing pada Minggu pagi. Sementara itu, istrinya mengungkapkan bahwa sebelum berangkat, HA sempat mengeluhkan kondisi tubuh yang kurang sehat.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Mandau mendatangi rumah duka untuk meminta keterangan keluarga. Polisi juga melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan jenazah hingga malam dan dini hari.

“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, luka maupun lebam pada tubuh korban,” jelas I Made.

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi maupun visum. Penolakan itu telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi.

Jenazah HA selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan secara kekeluargaan.**

Berita Terkait

Depi Rusdianto Akan Adukan Pemberitaan Dugaan Penimbunan Solar ke Dewan Pers
PT MMJ di Ujung Sorotan, Masyarakat Menanti Kepastian
Polda Riau Restorasi Mangrove yang Dirusak di Pulau Rupat
Pollres Bengkalis Amankan Penggarap Hutan Tanpa Izin, Pengembangan Kasus Karhutla
Mantan Kades di Bengkalis Jadi Tersangka Pemalsuan Surat Tanah-Penggelapan
Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia, Sukarto Berharap Agar Hak-hak Masyarakat Diakui dan Dilindungi Secara Hukum
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Karhutla di Area HGU Bengkalis
Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:59

Baru Pulang dari Jambi, Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal Saat Memancing di Bengkalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:46

Depi Rusdianto Akan Adukan Pemberitaan Dugaan Penimbunan Solar ke Dewan Pers

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:15

PT MMJ di Ujung Sorotan, Masyarakat Menanti Kepastian

Kamis, 24 September 2026 - 10:49

Polda Riau Restorasi Mangrove yang Dirusak di Pulau Rupat

Sabtu, 5 September 2026 - 00:27

Pollres Bengkalis Amankan Penggarap Hutan Tanpa Izin, Pengembangan Kasus Karhutla

Berita Terbaru