Puncak Arus Mudik 2018, Pertamina: Konsumsi BBM Naik 7 Persen

Minggu, 10 Juni 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang anak menawarkan jasa bersih motor kepada para pemudik di SPBU Jalur Pantura, Cirebon, Jawa Barat, Ahad, 10 Juni 2018. Tarif jasa bersih motor yang ditawarkan anak-anak ini berkisar dari harga Rp 2.000 hingga Rp 5.000. tempo.co 

Jakarta – Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito mengatakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) naik sekitar 7 persen selama puncak arus mudik 2018 pada 9 Juni 2018. Ia menjelaskan dari angka tersebut, penggunaan Pertamax meningkat hingga 24 persen.
“Penyaluran Pertamax sudah mencapai 22,1 juta liter sampai Sabtu kemarin. Padahal dalam kondisi normal penyaluran rata-rata Pertamax sebesar 17,8 juta liter,” kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Ahad, 10 Juni 2018.
Sementara itu, kata Adiatma, konsumsi Dex naik sebesar 6 persen menjadi 773 ribu dibandingkan hari biasa yang hanya mencapai 729 ribu. Meningkatnya konsumsi Pertamax dan Dex mencerminkan kesadaran konsumen memakai BBM berkualitas untuk menjaga mesin kendaraan selama perjalanannya,” ucap dia.
Tak hanya bahan bakar untuk kendaraan bermotor, Adiatma menjelaskan adanya kenaikan pada konsumsi Avtur. Menurut Adiatma, penyaluran bahan bakar pesawat terbang meningkat 5 persen  dari rata-rata harian sebesar 16,5 juta liter menjadi 17,4 juta liter. 
Adiatma juga menuturkan untuk kebutuhan rumah tangga, penggunaan LPG tercatat sebesar 25,8 ribu metrik ton (MT) atau naik 23 persen dari hari biasa yang hanya  sebesar 21 ribu MT. “Ketahanan stok LPG juga dalam kondisi aman hingga 17 hari ke depan,” tutur dia.
Adiatma mengimbau seluruh masyarakat yang ikut arus mudik 2018 untuk menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 1500 000 jika membutuhkan informasi seputar BBM atau Pertamina.
(sumber tempo.co)

Berita Terkait

Riau Jalin Kerjasama dengan Singapura: Jajaki Investasi Industri 
Pemerintah Riau dan Konjen Jepang Perkuat Kerja Sama Infrastruktur dan Pendidikan
PT Pembangunan Dumai Bentuk Core Bisnis Ekspor Impor, Perkuat Peran BUMD Dorong Ekonomi Daerah
Kebocoran Pipa Gas TGI Riau Ganggu Produksi Migas Nasional
Tunjukkan Geliat Positif, Hingga Agustus 2025 Jumlah Investor Tembus 310.000
Perusahaan Jepang akan Investasi Energi Terbarukan di Siak, Nilainya Rp1,7 Triliun
Pertamina akan Produksi Avtur Minyak Jelantah di Kilang Dumai-Balongan
Kecelakaan Kerja Terjadi di PT KPI RU II Dumai, Sorotan Publik Menguat: “Keselamatan Bukan Sekadar Slogan”

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:10

Riau Jalin Kerjasama dengan Singapura: Jajaki Investasi Industri 

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:12

Pemerintah Riau dan Konjen Jepang Perkuat Kerja Sama Infrastruktur dan Pendidikan

Senin, 12 Januari 2026 - 17:22

PT Pembangunan Dumai Bentuk Core Bisnis Ekspor Impor, Perkuat Peran BUMD Dorong Ekonomi Daerah

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:03

Kebocoran Pipa Gas TGI Riau Ganggu Produksi Migas Nasional

Jumat, 10 Oktober 2025 - 09:16

Tunjukkan Geliat Positif, Hingga Agustus 2025 Jumlah Investor Tembus 310.000

Berita Terbaru